Jumat, 21 Juni 2019

DATA CONTROL | SBD 2


MODEL EER





 

  • Superclass dan Subclass


  • Spesialisasi
  •  Generalisasi


PENGANTAR MODEL DATA RELASIONAL


  • Pengertian model data relasional
- Model Data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan
data, hubungan antara data dan batasan-batasan data dalam suatu organisasi

- Model Data Relasional adalah model data yang ditemukan oleh E.F. Codd berdasarkan teori relasional seperti aljabar dan kalkulus relasional. Model data ini menggunakan tabel berdimensi dua (sering disebut dengan relasi / table) untuk menggambarkan sebuah berkas data dan menggunakan kunci tamu (foreign key) untuk menghubungkan suatu tabel dengan tabel yang lain.

  • Keuntungan model data relasional
    • Bentuknya sederhana.
    • Data dapat diakses lebih cepat.
    • Struktur basis data mudah diubah.
    • Data lebih akurat.
    • Memudahkan user untuk membangun dan memodifikasi program aplikasi.
    • Memudahkan user menerapkan integritas data.
    • Memudahkan user dalam membentuk query yang kompleks untuk memanggil kembali (retrieve) data.
    • Bahasa standar SQL (Structure Query Language) sudah dibuat.

  • kekurangan model data relasional 
    • Tabel yang berbeda harus dihubungkan untuk memanggil kembali (retrieve) data.
    • Diperlukan pemahaman user terhadap hubungan antar tabel.
    • User harus mempelajari bahasa SQL.
  • Istilah Istilah dalam model data relasional 
    • Entitas (Entity) : merupakan suatu objek yang dapat dibedakan dari yang lainnya dan dapat diwujudkan dalam basis data. Objek tersebut dapat berupa orang, benda, ataupun peristiwa. Contoh entitas dalam lingkungan universitas, terdiri dari : mahasiswa, mata kuliah dsb. Kumpulan dari entitas disebut himpunan entitas, contoh : semua mahasiswa. 
    • Relasi (Relation) : merupakan suatu tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan baris. Relasi menunjukkan adanya korelasi di antara sejumlah entitas yang asalnya dari himpunan entitas yang berbeda. Contoh : tabel nilai mahasiswa, tabel mata kuliah dsb. 
    • Atribut (Attribute) : merupakan kolom yang terdapat dalam sebuah relasi (field). Atribut mendeskripsikan setiap karakter yang menjadi ciri suatu entitas. 
    • Tuple : merupakan baris yang terdapat dalam sebuah relasi (record) atau kumpulan elemen-elemen yang saling terkait menginformasikan suatu entitas secara lengkap. 
    • Domain : merupakan kumpulan nilai yang valid dari satu atau lebih atribut (field). 
    • Derajat (Degree) : merupakan banyaknya atribut / kolom yang terdapat dalam suatu relasi (tabel). 
    • Kardinalitas (Cardinality) : merupakan banyaknya tuple / baris yang terdapat dalam sebuah relasi (tabel).
       
  •   Contoh tabel dan keterhubungannya
 
  •  Relational Integrity Rules
Merupakan aturan-aturan yang sering digunakan dalam model data relasional, aturan-aturan tersebut yaitu :

1.Null

Nilai suatu atribut yang tidak diketahui dan tidak sesuai dengan tuple (baris) tersebut.

2. Entity Integrity

Berarti tidak ada satupun komponen primary key yang nilainya sama dengan null.

3. Referential Integrity

Suatu domain yang dapat digunakan sebagai primary key jika merupakan suatu atribut tunggal pada domain yang bersangkutan.

  •  Bahasa pada model data relasional
Bahasa query terbagi menjadi 2, yaitu :
    • Bahasa Formal
      Bahasa query yang diterjemahkan menggunakan simbol-simbol matematis. Bahasa query formal terbagi menjadi dua, yaitu :
      • Prosedural :
        pemakai (user) menspesifikasikan data yang dibutuhkan dan cara untuk mendapatkannya.
        Contoh : Aljabar Relasional
        Mendeskripsikan query dengan cara menetapkan operator tertentu terhadap suatu tabel / relasi.
      •  Non-Prosedural : pemakai (user) menspesifikasikan data yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan cara untuk mendapatkan data tersebut.
        Contoh : Kalkulus Relasional
        Query menjelaskan set tuple yang dikehendaki dengan cara menjelaskan predikat tuple yang diharapkan. Kalkulus Relasional terbagi menjadi dua, yaitu Kalkulus Relasional Tuple dan Kalkulus Relasional Domain.
    • Bahasa Komersial
      Bahasa query yang dirancang oleh programmer menjadi suatu program aplikasi untuk memudahkan para penggunanya (user friendly). Contoh :
      QUEL : Berbasis pada bahasa kalkulus relasional.
      QBE : Berbasis pada bahasa kalkulus relasional
      SQL : Berbasis pada bahasa kalkulus relasional dan aljabar relasional.

      Contoh-Contoh DBMS yang Mengelola Basis Data Relasional :
      DB2 –> IBM
      ORACLE –> Oracle
      SYBASE –> Powersoft
      INFORMIX –> Informix
      Microsoft Access –> Microsoft
 

Senin, 10 Juni 2019

MEMBUAT STOPMOTION

assalamualaikum wr. wb

hallo semuanya berjumpa lagi bersama di blog saya, kali ini saya akan memberikan tutorial cara membuat stop motion beserta hasil yang telah saya buat.  Tapi sebelumnya  apa sih Stopmotion itu ? Stopmotion adalah teknik videografi dengan cara menggabungkan foto dengan menggerakan objek secara perlahan - lahan yang telah tersusun menjadi video sehingga tercipta seolah olah object menjadi hidup. penasaran kan kayak apa?  yuk ikuti tutorialnya.

Persiapan :
  • Konsep
    Yang pertama kali harus dipersiapkan adalah konsep stopmotion, kalian bisa membuat stopmotion dengan konsep kreatif kalian sendiri.  Mau objectnya kertas warna yang dipotong potong, mau mainan, apa saja bisa dijadikan stop motion, tapi kali ini saya membuat stopmotion yang berbeda.  Saya membuat dengan objectnya saya sendiri. dengan konsep fun n happy.

  • Peralatan 
    • Tripod
      Stop motion adalah kumpulan foto yang yang digabung menghasilkan sebuah video. karena kita memfoto harus stay dan tidak boleh bergerak, kita membutuhkan sebuah tripod.
  •  
    • Kamera
      Kita juga butuh kamera, tidak harus dslr atau kamera sejenisnya, kita juga bisa menggunakan kamera smartphone. namun dalam hal ini saya menggunakan kamera dslr.
    • Tim
      Butuh ketelitian dan kerjasama untuk membuat sebuah stop motion apalagi objectnya kita sendiri, maka dari itu kita membutuhkan seorang crew atau tim. saya memintta teman saya untuk menjadi kameramen yang bertugas memfoto dan mengarahkan saya sedikit demi sedikit.

    • Alat Editing
      Setelah sesi produksi stopmotion selesai, maka kita harus masuk di pasca produksi yaitu dengan mengedit menjadi video, yaitu dengan  Komputer, laptop, atau smartphone yang sudah terinstal video editor. kali ini saya menggunakan Kompter menggunakan software Adobe premiere pro CC 2017.
Proses Pembuatan :  

Sebetulnya membuat stopmotion Gampang - gampang susah, yang penting kita memnbutuhkan kesabaran ekstra agar hasil foto menjadi maksimal, dengan menggerakan object perlahan demi perlahan agar hasil menjadi smooth. 
  • atur kamera sesuai dengan konsep yang dibuat, jelaskan pada kameramen konsep apa yang kita ingin buat agar isi video tersampaikan kpd penonton.


  • lalu gerak sedikit demi sedikit dan foto . gerak lagi dan foto, begitu seterusnya. gerakan object sedikit demi sedikit supaya hasilnya lembut, dan membantu proses editing.

  • ganti tempat, dan gerakan lagi

  • jika sudah edit dengan software edior kesukaan kalian kali ini saya menggunakan Adobe Premiere pro CC 2017.. saya menyatukan semua foto, berikan Video Effect dan tidak lupa Backsound.
  • Selesai, jangan lupa Upload dan Share Stopmotion kalian. biarkan orang lain menikmati dan menilai karya :)

Dan ini adalah hasil dari StopMotion saya, selamat menonton, jangan lupa di Like yaa...